Agustus 11, 2014

HOW TO BECOME WRITTER

By: Agung Widianarko
“ Saya gak bisa menulis mas!, saya gak tau caranya buat tulisan-_-“
Itulah mungkin kata yang sering penulis dengar dari kawan – kawan ketika meminta mereka menyumbangkan sebuah tulisan kepada kami. Baik itu untuk blog kita tercinta ini ataupun artikel yang akan dibuat sebagai sebuah buletin, ataupun sebuah majalah bahkan buku. Hal yang menurut penulis sangat aneh bagi seorang pelajar kecuali mereka bukan seorang pelajar.
Ketika penulis menganalisis ( sedikit bergaya seperti biasa^_^) Cuma satu hal yang membuat pelajar tidak bisa menulis yaitu keberanian untuk mengukirkan sebuah kata. Inilah mungkin hambatan dan halangan terberat bagi para penulis kususnya para sahabat pena ya.selain juga hambatan lain yaitu malas( eh gak banget deh).
Kata om Kuntowijoyo syarat menulis itu hanya tiga loh yaitu menulis, menulis dan menulis.
“Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis”( Imam Al – Ghozali)
Pada kesempatan kali ini akan berbagi tips penulis agar dapat menulis dengan segar: so
1.      Iqro’
Yupz inilah bekal awal kita sebagai penulis,Yaitu membaca. Sebagaimana kita ketahui membaca adalah ayat pertama yang diberikan Allah kepada utusannya yaitu Muhammad SAW. Kenapa dengan membaca karena semakin bertambah ilmu yang kita miliki maka semakin banyak pula gagasan yang akan didapatkan untuk kita tuliskan. Liatlah bagaimana pendapat seorang ahli fisika Stephen King “Membaca adalah pusat yang tidak bisa dihindari oleh seorang penulis”  indah bukan. Om stephen dengan gamblangnya memberitahukan kita bahwa pusat dari seorang penulis yang tidak bisa dihindari adalah membaca. Kurang puas penulis tambahkan lagi nih saran dari seorang penulis kawakan Penulis yang baik, karena ia menjadi pembaca yang baik.(Hernowo)
Membacalah dan kemudian ikuti saran dari sahabat Ali Bin Abi Tholib Ra “Ikatlah ilmu dengan menulis”. So guys, what u waiting for ?
2.      Cari waktu yang tepat
Waktu menurut penulis juga merupakan hal yang sangat urgen dalam menulis. Waktu disini bukan hari loh sahabat pena. Waktu di sini adalah lebih kepada jam. Ada beberapa penulis yang bisa menulis pada sembarang waktu dan menurut penulis itu sangat keren. bahkan ada yang bisa mendapatkan inspirasi menulisnya ketika dia berada di WC(that’s amazing guys). Tapi penulis sendiri mempunyai waktu – waktu khusus yang digunakan penulis untuk menuliskan apa yang ingin ditulis. Waktu nya adalah setelah subuh atau ketika bangun tidur.  di waktu inilah menurut penulis otak kita sedang segar – segarnya. Sel – sel di otak maupun di seluruh tubuh kita ketika tidur terjadi regenerasi sel sehingga menyebabkan ketika bangun kita akan segar kembali. Nah waktu inilah yang menurut penulis sendiri sangat enak digunakan untuk menghafalkan Al – Qur’an ataupun untuk menuliskan sesuatu.
3.      Teruslah menulis
Menulis merangsang pemikiran, jadi saat anda tidak bisa memikirkan sesuatu untuk di tulis, tetaplah mencoba untuk menulis”.(Barbara)
Usahakan menulis setiap hari. Niscaya, kulit anda akan menjadi segar kembali akibat kandungan manfaat yang luar biasa“(Fatimah Mernissi)
Lihatlah bagaimana indahnya kalimat yang diberikan oleh Barbara dan Fatimah. Menulis itu bisa dilakukan oleh semua orang tidak terkecuali seorang pengemis pun bisa menjadi seorang penulis. Tinggal bagaimana kita berusaha salah satunya adalah memberontak dengan sifat malas. Teruslah menulis dan jangan berhenti dari menulis karena menulis itu seperti rokok apabila sudah sering menulis maka akan membuat kita terbiasa.tapi jangan hanya kemauan saja menulis ada tetapi tidak pernah dilakukan. Renungkan kata – kata dari om Stephen King berikut ini
Untuk menjadi penulis, yang dibutuhkan hanyalah kemauan keras untuk menulis dan kemudian mempraktekkannya, orang yang hanya mempunyai kemauan untuk menulis namun tidak pernah melakukannya maka ia sama saja dengan bermimpi untuk memiliki mobil, tanpa ada usaha dan kerja keras untuk memilikinya”
Menulis adalah mencipta. Dalam setiap menciptakan sesuatu sesorang tidak Cuma mengerahkan pengetahuan, daya dan kemampuan saja tetapai ia juga akan menyertakan juwa dan nafas hidupnya dalam menciptakan sesuatu(sebenarnya ngambil dari kata – kata om Stephen King hehehe)
4.      Mulai dari pengalaman sendiri
Beberapa  penulis banyak yang memulai menulis dari pengalaman mereka sendiri. Maka saya sarankan kepada sahabat pena yang masih bingung untuk menulis apa. Mulailah dengan  menulis pengalamanmu. Baik itu menyedihkan, menyenangkan ataupun menjengkelkan. Alangkah lebih mudahnya bagi para penulis diary untuk bisa mulai menulis sesuatu. maka buatlah diary mu sendiri.Mulailah dengan menuliskan hal-hal yang kau ketahui. Tulislah tentang pengalaman dan perasaanmu sendiri”.(J.K Rowling- novelis-). Maka bila seorang penulis hanya menunggu maka dia belum menjadi dirinya sendiri.
Itulah mungkin beberapa tips yang somaga bisa berguna bagi sahabat pena sekalian. Menulis adalah kewajiban kita, bila kita tidak bisa menyampaikan dakwah kita dengan lisan kita maka sampaikanlah dakwah kita kepada umat manusia dengan tulisan kita. Satu hal yang pasti semua perbuatan ada pertanggung jawabannya maka tulislah hal yang benar jangan menuliskan sebuah kebohongan kecuali itu tulisan fiksi alias ( cerpen, novel dll).
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian”(Pramoedya Anata Toer)
So guys what do you do now, u stay lazy or put your pen and start write something.^_^
Demi pena dan apa yang dituliskan. Demi Rosulullah SAW dan Kebenaran yang dibawanya.

Sampai sini dulu ya guys.kalau dalam tulisan saya banyak kekurangan saya menunggu kalian untuk mengkritik penulis. Karena tidak setiap gagasan itu sempurna kesempurnaan hanya milik yang Maha memiliki. Bye .......................
Read More

Agustus 09, 2014

Fenomena JILBOOBS

by : Agung Widianarko
Ohayo minna-san, bagaimana kabar sahabat pena kali ini. Semoga masih tetap semangat untuk terus menata diri ya. Pada kesempatan kali ini penulis ingin curhat dengan sahabat pena tentang sesuatu yang sedang tren akhir  - akhir ini di dunia maya. Bahkan sampai MUI turun tangan. Coba tebak apa itu ?. tau gak nie sahabat pena sekalian. Yup benar, JILBOOBS.kita sedikit curhat nie tentang  JILBOOBS yang itu adalah sebuah singkatan dari JILBAB dan BOOBS dalam bahasa inggris. Untuk artinya sahabat pena cari sendiri ya hehehe.
Fenomena yang tiba – tiba mencuat ini sebenarnya adalah fenomena yang sudah lazim sahabat pena temui di setiap waktu baik itu dijalan, di Alun – Alun, di mall bahkan di sekolah pun fenomena ini sebenarnya sudah ada. Cuma baru sekarang saja tiba – tiba booming. Fenomena memakai jilbab namun tetap terlihat seksi inilah yang mengundang kontroversi dari berbagai pihak. Ada yang dengan tegas menolak, ada yang dengan tegas menerima dan ada yang masih kesana mau kesini  mau. Terus sahabat pena milih yang mana nie hayoo.....
Okey kita lanjutkan ya, kalau kita boleh jujur penulis lebih masuk ke pendapat yang pertama atau mengikuti apa yang difatwakan oleh MUI bahwa haram memakai JILBAB tapi masih seksi( kata – katanya diperhalus ya) . sebenarnya Nabi SAW sudah sejak 1400 tahun yang lalu mewanti – wanti hal ini dalam hadits beliau dibawah ini
“Dua golongan dari ahli neraka yang belum pernah aku lihat, yaitu: “suatu kaum yang memiliki cambuk, seperti ekor sapi untuk memukul manusia, dan para wanita yang berpakaian tetapi telanjang, berlenggak- lenggok (jalannya), mengajarkan wanita berlenggak- lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring, wanita seperti ini tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium wanginya, walaupun wanginya tercium selama perjalanan ini dan ini ( jauhnya)” ( HR. Muslim ).
 Bukan maksud penulis menggurui ya hheehehe. Lihatlah bagaimana Rosulullah SAW menyatakan 2 golongan yang beliau belum pernah lihat, akhirnya terbukti bahwa salah satu golongan yaitu dia berpakaian tapi telanjang. mereka berpakaian tapi memperlihatkan kemolekan tubuhnya, mereka berpakaian tapi memakai pakaian yang tipis. Ih ngeri deh sahabat pena bagaimana Rosulullah menyatakan orang seperti itu bahkan tidak akan mencium bau surga. Berpikir seperti itu membuat penulis sedih.
Ada sebagian perempuan yang berkata Demi Allah, saya belum mantap dengan berhijab. Jika saya telah merasa mantap dengannya saya akan berhijab, Insya Allah. Ungkapan seperti ini sebenarnya yang penulis sangat khawatirkan terjadi kepada sebagian perempuan sekarang padahal kalau kita bisa ikuti bersama sama ini adalah ungkapan yang secara tidak sangat berbahaya bagi kita. Ungkapan yang bisa menyeret kita kepada bahaya yang lebih besar yaitu keluar dari Agama Islam secara tidak sadar.sahabat pena pasti banyak yang bertanya – tanya kok bisa begitu?,ya sebab dengan perkataan itu mereka berarti ia tidak percaya dan meragukan kebenaran perintah tersebut. Lain hal nya bila dia hanya berkata aku ini wanita kotor. Aku tak kuat melawan nafsu itu akan berbeda denga perkataan aku belum mantap.
Ada sebuah analogi yang sangat menarik buat kita simak sahabat pena sekalian . Bila kita membeli unit  komputer  sementara  orang  yang membuatnya ada di dekat kita, dia tahu betul bagaimana mengoperasikannya, memahami dari A sampai Z seluk-beluk alat canggih tersebut, maka logiskah jika kita memanggil tukang cuci mobil untuk mengajari kita cara mengoperasikan komputer? Tentu sangat tidak logis. Akal kita akan mengatakan, bahwa kita mesti memanggil ahli komputer untuk mengajari bagaimana cara penggunaan  alat  tersebut,  berikut  cara memperbaikinya jika terjadi kerusakan.
Kita meyakini, yang menciptakan manusia dan membentuknya adalah Tuhan manusia, yaitu Allah. Karena itu sangat wajar, jika Allah yang  sangat lebih mengetahui tentang apa yang membahayakan dan memberi manfaat manusia. Dan jelaslah, bertahkim, patuh, dan menyerah kepada selain Allah adalah cermin ketidak- warasan, kebodohan, dan kedunguan. Kandungan ini disebabkan karena kita patuh kepada seseorang yang tidak mengetahui. Barangsiapa yang mengambil nasihat orang bodoh berarti dia menggelincirkan dirinya dalam kebinasaan.
Terus seperti apakah jilbab menurut islam yang benar . ada yang tahu gak nie sahabat pena? Yup betul seperti tercantum dalam Firman Allah SWT dibawah ini
“ Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak- anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: "hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu." (QS. Al Ahzab: 59)
Menurut Imam Qurthubi dalam tafsirnya-sebab turunnya ayat ini karena para wanita biasa melakukan buang besar di padang terbuka sebelum dikenalnya kakus (tempat buang air khusus dan tertutup). Di antara mereka itu dapat dibedakan antara budak dengan wanita merdeka. Perbedaan itu bisa dikenali yakni  kalau  wanita-wanita  merdeka  mereka menggunakan hijab. Dengan begitu para pemuda enggan mengganggunya. Sebelum turunnya ayat ini, wanita-wanita muslimah juga melakukan buang hajat di padang terbuka tersebut. Sebagian orang-orang durjana mengira kalau dia adalah budak, ketika diganggu, wanita muslimah itu berteriak sehingga laki-laki itu pun kabur. Kemudian mereka mengadukan peristiwa tersebut kapada Nabi ? sehingga turunlah ayat ini.
Jadi seperti hal diatas jilbab yang benar adalah menutupi seluruh lekuk tubuh. Karena mereka akan mudah dikenali dan tidak mudah diganggu sebab turunnya ayat diatas ini.
Sahabat pena yang selalu ceria, banyak dari kita akhirnya takut untuk berjilbab dengan benar karena takut akan dicemooh oleh orang lain. Ingatlah selalu pesan Rosulullah ini wahai sahabat penaku
“Sesungguhnya di belakang kamu ada hari-hari kesabaran. Orang-orang yang berpegang teguh pada hari itu mendapat pahala 50 orang dari kamu. Para sahabat bertanya: “Wahai Rasulullah sebesar pahala 50 orang dari mereka? Nabi SAW bersabda: “Bahkan dari kamu”. (HR. Tirmidzi dan Abu Daud)
“Sesungguhnya Islam datang dalam keadaan asing dan akan kembali asing seperti permulaannya, maka beruntunglah orang-orang yang asing, Rasulullah SAW ditanya: siapa mereka wahai Rasulullah ? Rasulullah SAW menjawab: Mereka yang mengadakan perbaikan ketika manusia rusak” (HR.Tirmidzi)
Sangat baiklah apa yang dikatakan sayyid qutb ketika kita akan mengarungi telaga berlumpur ketepi sana, pastilah kita akan mencapai pantai dengan belumuran lumpur pula. Lumpur- lumpur jalanan itu akan meninggalkan bekas pada kaki kita, dan pada jejak kaki kita.  Sulit sekali rasanya aku membayangkan bagaimana mungkin kita akan mencapai tujuan mulia dengan menggunakan cara hina. Sesungguhnya tujuan yang mulia tidak bisa hidup kecuali dalam hati yang mulia.
Bersabarlah sahabat pena sekalian dalam manhaj yang benar. Tidak selamanya yang sedikit dan yang menjadi asing dimasyarakat adalah salah. See you next times, arigatou mina - san
Referensi
Risalah Untuk Ukhti Muslimah –sayyid Qutb
Kepada Ukhti Muslimah – Pusat Penelitian Ilmiah dan Fatwa
Saudaraku, Apa yang menghalangimu untuk berjilbab - Abdul Hamid Al Bilaly
Read More

Berawal dari Keisengan

by : Agung Widianarko
Hey guys, long times no see you all, how are you? Semoga semua dalam keadaan sehat. Okey pada kesempatan kali ini saya Cuma ingin menulis apa yang ada dalam mata hati saya. Wow mata hati guys hehehe, dont be lazy, okey kita lanjut ke acara inti, beberapa hari yang lalu penulis tiba – tiba punya keisengan yang entah darimana datangnya. Mungkin ketika sedang tidur otak penulis tertabrak pesawat MH 17 kali ya. Nah dari ide ini kemudian penulis kirimkan sebuah sms ke beberapa teman penulis inti sms itu seperti dibawah ini guys
Rasulullah sallallahu `alaihi wa sallam pernah bersabda, "Sanggupkah kalian mengerjakan seribu kebajikan setiap hari ?" Maka bertanya salah seorang, "Bagaimana caranya kami mengerjakan seribu kebajikan setiap hari itu ?" Sebagian teks terpotong (HR. Muslim)
Liat kan guys hadist Rosulullah diatas ada tulisan sebagian teks terpotong, hehehe. Itu bukan tak disengaja oleh penulis tapi memang disengaja, satu hal yang ingin penulis pastikan dari beberapa teman yang kebetulan dikirimi sms tersebut yaitu bagaimana respons mereka terhadap hal tersebut. Selang beberapa jam mulai bermunculan sms balasan. Dari hal tersebut akhirnya penulis dapat kelompokkan kedalam empat kelompok, yaitu:
Pertama, balasan mereka “mas kok sebagian teks terpotong” ini dikirimkan oleh dua orang dari sepuluh lebih sms yang penulis kirimkan.
Kedua,  dia mengirimkan Baginda menjawab, "Bacalah tasbih (menyebut Subhanallah) seratus kali, nescaya Allah Taala mencatat bagi kamu seribu kebajikan atau dihapus daripadanya seribu kesalahan."  (HR. Muslim)” ya seperti yang kalian ketahui satu orang mengirim sms ke penulis lanjutan dari sms yang penulis kirimkan guys. Penulis hanya bisa bilang wow excelent. Hehee
Ketiga, ada dua orang juga yang ternyata membalas sms penulis dengan hal yang berbeda dengan yang penulis smskan( mungkin sudah tahu lanjutannya) kalau penulis bisa sebut gak nyambung hehehe.
Keempat, ini adalah kelompok yang paling luar biasa karena mereka mungkin sudah tahu kelanjutannya atau malah sebaliknya lagi bokek alias gak ada pulsa. So, gak ada respons dari mereka
Nah itulah berbagai respons yang penulis dapatkan, ketika penulis mengirimkan sms diatas yang kalau kita bisa gabungkan sms penulis adalah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Muslim yang lengkapnya adalah sebagai berikut
Rasulullah sallallahu `alaihi wa sallam pernah bersabda, "Sanggupkah kalian mengerjakan seribu kebajikan setiap hari ?" Maka bertanya salah seorang, "Bagaimana caranya kami mengerjakan seribu kebajikan setiap hari itu ?"Baginda menjawab, "Bacalah tasbih (menyebut Subhanallah) seratus kali, nescaya Allah Taala mencatat bagi kamu seribu kebajikan atau dihapus daripadanya seribu kesalahan."  (HR. Muslim)”
Dari sini penulis kemudian melakukan perenungan( gaya dikitlah pakai perenungan). Dan inilah sedikit nasehat penulis kepada penulis sendiri dan kepada kawan- kawan semua.
Islam menganjurkan setiap orang menuntut ilmu seperti yang banyak disebutkan dalam Al-Qur’an dan Hadits contoh
"Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan" (al-Mujaadilah: 11),
dan, "Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan."('Thaahaa: 114)
Ibnul Qoyyim Al Jauziyyah menjelaskan bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam  mengidentikkan kejahilan sebagai penyakit dan menjadikan obatnya bertanya kepada ulama’ sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam : “Bukanlah obat kejahilan itu bertanya?”( Daa’ Wa Dawaa’ Ibnu Qoyyim:14, H.R. Hakim1/178, Abu Dawud 336, Ibnu Majah  572)
 Lihat guys indah bukan. Dari hal diatas penulis membagi orang dalam menghadapi ilmu tapi kurang kedalam beberapa kelompok
1.      Orang yang haus akan ilmu
Seseorang yang haus akan ilmu pastilah akan bersegera mencari atau minimal bertanya tentang asal muasal sesuatu. Inilah yang sering dilakukan oleh ulama – ulama terdahulu ketika mereka ingin mendapatkan ilmu agama.dari sms yang diatas guys dapat diambil kesimpulan sebagai seorang kader dakwah kita haruslah haus akan ilmu jangan sampai kita menjadi terbelakang tentang hal ini.
2.      Orang yang biasa dalam menghadapi ilmu baru
Salah satu hal yang paling sering menghinggapi pemuda masa kini adalah puas akan berapa hal saja sehingga tidak mau mencari hal yang baru. Inilah salah satu contoh bintik penyakit yang lama -  kelamaan akan menghancurkan pemuda itu.
3.      Malas
Inilah mungkin penyakit yang paling banyak dihinggapi oleh pemuda masa kini. Bayangkan untuk membaca buku saja sangat sulit apa lagi untuk menulis.(berkaca dari penulis sendiri hehehe). banyak ulama yang konsen dan mengkaji tentang hal ini, so , guys dont be lazy keep fight. Dalam hal mencari ilmu ini malas adalah tembok tebal yang menghalangi kita dari melihat indahnya sang surya(puitis banget). Oleh karena itu penulis sarankan kepada kawan – kawanku tetaplah berjamaa’ah karena salah satu palu penghancur tembok ini adalah jamaa’ah yang teguh mencari ilmu.
Itulah mungkin salah satu yang bisa penulis jabarkan tentang keisengan penulis, satu hal yang pasti setiap manusia diberikan Allah kehendak untuk memilih. Kalian ingin memilih baik atau kalian ingin memilih malas atau apapun itu kalianlah yang menentukan. Dan Allah itu berdasarkan Prasangka hambanya. Okey jadi jauh kemana mana ya,GJ alias Gak jelas.
Mungkin sampai sini dulu sedikit kegalauan penulis yang akhirnya berbuah coretan GJ ini. Semoga bermanfaat buat kalian semua. See you next time and dont stop to dreams.
Read More

Juli 25, 2014

PERKADERAN CERIA ON THE RAMADHAN

Memanfaatkan liburan Ramadhan PD IPM Banjarnegara menyelenggarakan dua perkaderan sekaligus, Taruna Melati 1 dan Pelatihan Instruktur 1. Kegiatan dimulai pada tanggal 24 Ramadhan / 21 Juli dan berakhir pada tanggal 27 Ramadhan untuk TM 1 dan 28 Ramadhan untuk TM 2.
Dilaksanakan di SD Muhammadiyah 1 dan 4 Banjarnegara, Taruna Melati 1 diikuti oleh 35 peserta, sedangkan untuk Pelatihan Intruktur diikuti oleh 19 peserta dari berbagai sekolah, baik sekolah Muhammadiyah, maupun sekolah non Muhammadiyah, baik negeri dan swasta lain. 

Acara pembukaan yang dilaksanakan pada hari Senin, jam 13.00 dihadiri oleh H. Indra Jaya selaku wakil ketua PDM Banjarnegara yang membidangi pendidikan kader, Drs. Slamet Utoyo selaku Ketua Majelis Pendidikan Kader PDM Banjarnegara. Dalam sambutannya, Bapak Indra Jaya menyampaikan pentingnya perkaderan sebagai sarana rekruitmen kader yang berjenjang. Karena sebagian besar kader Muhammadiyah yang berada di Amal Usaha Muhammadiyah merupakan kader instan yang tidak pernah mengikuti perkaderan sebelumnya, sehingga kebanyakan mereka hanya “nunut urip” di Muhammadiyah tanpa mau “ngurip-uripi” Muhammadiyah. Maka dari itu, perkaderan yang berkesinambungan menjadi sebuah keniscayaan yang harus dilaksanakan oleh Muhammadiyah beserta Ortomnya.
Read More

Mei 13, 2014

Rikhlah on Curug Pletuk

Selamat malam Ipmawan Ipmawati dan pembaca di manapun berada, alhamdulillah pada hari ahad tanggal 12 Rajab 1435 H, IPM Banjarnegara melaksanakan Rikhlah di Curug Pletuk Kecamatan Pagedongan. Acara Rikhlah dilaksanakan sebagai sarana refreshing dari segala aktifitas agar semangat bisa full kembali. Selain refreshing, dengan mengunjungi keindahan alam ciptaan Allah Swt. semoga bertambahlah keimanan dan semangat juang untuk menegakkan agama Allah. Selain itu di tempat wisata juga dilaksanakan kajian dan diskusi untuk kemajuan IPM di masa yang akan datang. Get Adobe Flash player
Photo Gallery by QuickGallery.com
Read More