Maret 01, 2015

Februari 28, 2015

AMM Desak Tony Abbott Meminta Maaf

 
Jakarta- Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) yang terdiri dari Pemuda Muhammadiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah menyuarakan sikapnya terhadap pernyataan Perdana Menteri Australia Tony Abbott tentang “barter” bantuan tsnami Aceh dengan eksekusi hukuman mati bagi warganegaranya. AMM meminta agar PM Australia tersebut meminta maaf secara terbuka kepada pemerintah Indonesia atas pernyataannya karena dianggap tidak berdasar dan merusak nilai kemanusiaan.
Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Hubungan Luar Negeri Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Muhammad Fakhruddin saat memimpin aksi protes di depan Kedutaan Australia Jl. Rasuna Said, Jakarta, Rabu (25/2). Fakhruddin mengungkapkan, sangat tidak etis bagi kepala pemerintahan Negara sebesar Australia mengungkit bantuan yang diberikan, hanya demi meloloskan hukuman dua orang warganya yang berbuat kriminal, “Ini seperti menukar korban musibah tsunami dengan dua penjahat kapkap,” tegasnya. Hadir dalam aksi tersebut seratusan kader AMM tingkat pusat dengan membawa berbagai poster kecaman, serta menampilkan orasi yang dilakukan bergilir. (mac)
Berikut pernyataan lengkap AMM;
PERNYATAAN SIKAP
 Berkaitan dengan pernyataan Perdana Menteri Australia Tony Abbott, yang menyatakan bahwa Pemerintah Australia telah membantu sebesar  $ 1 miliar kepada Pemerintah Indonesia pada musibah Tsunami Aceh pada tahun 2004 yang lalu. Dan yang bersangkutan meminta Pemerintah Indonesia membalas-budi Australia tersebut dengan cara memenuhi permintaan Pemerintah Australia agar membatalkan eksekusi hukuman mati terhadap dua gembong narkoba asal Australia yakni, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran. Pernyataan Perdana Menteri Tony Abbott telah menghina Indonesia, dan tidak menghormati kedaulatan Indonesia sebagai Negara merdeka.

Dengan ini Angkatan Muda Muhammadiyah menyatakan sikap sebagai berikut:
 Pernyataan Perdana Menteri Tony Abbott yang meminta Pemerintah Indonesia agar membalas-budi atas bantuan yang pernah diberikan untuk musibah Tsunami Aceh, telah merusak makna ber-empati dan simpati dalam merawat nilai kemanusiaan universal;
Tony Abbott seolah menyamakan “nilai” musibah Tsunami Aceh dengan kejahatan narkoba yang dilakukan dua warga-negaranya, sehingga merasa pantas dihargai dengan cara pembebasan kedua pengedar narkoba tersebut;
Mendesak Perdana Menteri Australia Tony Abbott, meminta maaf secara langsung kepada Pemerintah Indonesia;
Mendesak Presiden Joko Widodo agar segera melakukan eksekusi hukuman mati terhadap Andrew Chan dan Myuran Sukumaran;
Mendesak Presiden Joko Widodo untuk menarik Duta Besar Republik Indonesia di Australia;
Mendesak Pemerintah Indonesia agar memutuskan hubungan Diplomatik dengan Pemerintah Australia, apabila tuntutan-tuntutan diatas diabaikan oleh Pemerintah Australia.

Demikian tuntutan kami agar dapat diperhatikan Pemerintah Australia dan Indonesia, atas nama Rakyat Indonesia.
Jakarta, Rabu 25 Februari 2015
(Angkatan Muda Muhammadiyah - IMM, IPM, Pemuda Muhammadiyah)


Tags: muhammadiyah, amm, tony abbott, australia, bali nine

Januari 25, 2015

Wisata Ceria Anak Jemblung bersama MDMC Banjarnegara, dari Selomanik ke Rumah Dinas Bupati.


Muhammadiyah Disaster Management Center PDM Banjarnegara bersama dengan anak-anak korban longsor jemblung hari ini (Ahad, 25/01) melaksanakan kegiatan Wisata Ceria di Taman Rekreasi Marga Satwa Seruling Mas Banjarnegara. Kegiatan ini diikuti oleh 35 anak, 5 diantaranya balita disertai para orang tua / pendamping.




Kegiatan ini merupakan rangkaian dari program sekolah ceria yang di koordinir oleh divisi psiko anak MDMC PDM Banjarnegara dibantu oleh mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Ahmad Dahlan.

Januari 01, 2015

TM 1 di Ponpes Darul Falah Muhammadiyah Merden


Jika sebagian besar remaja, pelajar dan pemuda di sekitar kita menghabiskan waktu pergantian tahun baru miladiyah dengan berpesta, menghabiskan malam dengan kegiatan yang kurang bermanfaat, tidak begitu dengan remaja dan pelajar di Pondok Pesantren Darul Falah Muhammadiyah Merden. Pondok Pesantren yang baru saja berdiri dan dikelola oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Merden, Banjarnegara.

Agustus 11, 2014

HOW TO BECOME WRITTER

By: Agung Widianarko
“ Saya gak bisa menulis mas!, saya gak tau caranya buat tulisan-_-“
Itulah mungkin kata yang sering penulis dengar dari kawan – kawan ketika meminta mereka menyumbangkan sebuah tulisan kepada kami. Baik itu untuk blog kita tercinta ini ataupun artikel yang akan dibuat sebagai sebuah buletin, ataupun sebuah majalah bahkan buku. Hal yang menurut penulis sangat aneh bagi seorang pelajar kecuali mereka bukan seorang pelajar.
Ketika penulis menganalisis ( sedikit bergaya seperti biasa^_^) Cuma satu hal yang membuat pelajar tidak bisa menulis yaitu keberanian untuk mengukirkan sebuah kata. Inilah mungkin hambatan dan halangan terberat bagi para penulis kususnya para sahabat pena ya.selain juga hambatan lain yaitu malas( eh gak banget deh).
Kata om Kuntowijoyo syarat menulis itu hanya tiga loh yaitu menulis, menulis dan menulis.
“Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis”( Imam Al – Ghozali)
Pada kesempatan kali ini akan berbagi tips penulis agar dapat menulis dengan segar: so
1.      Iqro’
Yupz inilah bekal awal kita sebagai penulis,Yaitu membaca. Sebagaimana kita ketahui membaca adalah ayat pertama yang diberikan Allah kepada utusannya yaitu Muhammad SAW. Kenapa dengan membaca karena semakin bertambah ilmu yang kita miliki maka semakin banyak pula gagasan yang akan didapatkan untuk kita tuliskan. Liatlah bagaimana pendapat seorang ahli fisika Stephen King “Membaca adalah pusat yang tidak bisa dihindari oleh seorang penulis”  indah bukan. Om stephen dengan gamblangnya memberitahukan kita bahwa pusat dari seorang penulis yang tidak bisa dihindari adalah membaca. Kurang puas penulis tambahkan lagi nih saran dari seorang penulis kawakan Penulis yang baik, karena ia menjadi pembaca yang baik.(Hernowo)
Membacalah dan kemudian ikuti saran dari sahabat Ali Bin Abi Tholib Ra “Ikatlah ilmu dengan menulis”. So guys, what u waiting for ?
2.      Cari waktu yang tepat
Waktu menurut penulis juga merupakan hal yang sangat urgen dalam menulis. Waktu disini bukan hari loh sahabat pena. Waktu di sini adalah lebih kepada jam. Ada beberapa penulis yang bisa menulis pada sembarang waktu dan menurut penulis itu sangat keren. bahkan ada yang bisa mendapatkan inspirasi menulisnya ketika dia berada di WC(that’s amazing guys). Tapi penulis sendiri mempunyai waktu – waktu khusus yang digunakan penulis untuk menuliskan apa yang ingin ditulis. Waktu nya adalah setelah subuh atau ketika bangun tidur.  di waktu inilah menurut penulis otak kita sedang segar – segarnya. Sel – sel di otak maupun di seluruh tubuh kita ketika tidur terjadi regenerasi sel sehingga menyebabkan ketika bangun kita akan segar kembali. Nah waktu inilah yang menurut penulis sendiri sangat enak digunakan untuk menghafalkan Al – Qur’an ataupun untuk menuliskan sesuatu.
3.      Teruslah menulis
Menulis merangsang pemikiran, jadi saat anda tidak bisa memikirkan sesuatu untuk di tulis, tetaplah mencoba untuk menulis”.(Barbara)
Usahakan menulis setiap hari. Niscaya, kulit anda akan menjadi segar kembali akibat kandungan manfaat yang luar biasa“(Fatimah Mernissi)
Lihatlah bagaimana indahnya kalimat yang diberikan oleh Barbara dan Fatimah. Menulis itu bisa dilakukan oleh semua orang tidak terkecuali seorang pengemis pun bisa menjadi seorang penulis. Tinggal bagaimana kita berusaha salah satunya adalah memberontak dengan sifat malas. Teruslah menulis dan jangan berhenti dari menulis karena menulis itu seperti rokok apabila sudah sering menulis maka akan membuat kita terbiasa.tapi jangan hanya kemauan saja menulis ada tetapi tidak pernah dilakukan. Renungkan kata – kata dari om Stephen King berikut ini
Untuk menjadi penulis, yang dibutuhkan hanyalah kemauan keras untuk menulis dan kemudian mempraktekkannya, orang yang hanya mempunyai kemauan untuk menulis namun tidak pernah melakukannya maka ia sama saja dengan bermimpi untuk memiliki mobil, tanpa ada usaha dan kerja keras untuk memilikinya”
Menulis adalah mencipta. Dalam setiap menciptakan sesuatu sesorang tidak Cuma mengerahkan pengetahuan, daya dan kemampuan saja tetapai ia juga akan menyertakan juwa dan nafas hidupnya dalam menciptakan sesuatu(sebenarnya ngambil dari kata – kata om Stephen King hehehe)
4.      Mulai dari pengalaman sendiri
Beberapa  penulis banyak yang memulai menulis dari pengalaman mereka sendiri. Maka saya sarankan kepada sahabat pena yang masih bingung untuk menulis apa. Mulailah dengan  menulis pengalamanmu. Baik itu menyedihkan, menyenangkan ataupun menjengkelkan. Alangkah lebih mudahnya bagi para penulis diary untuk bisa mulai menulis sesuatu. maka buatlah diary mu sendiri.Mulailah dengan menuliskan hal-hal yang kau ketahui. Tulislah tentang pengalaman dan perasaanmu sendiri”.(J.K Rowling- novelis-). Maka bila seorang penulis hanya menunggu maka dia belum menjadi dirinya sendiri.
Itulah mungkin beberapa tips yang somaga bisa berguna bagi sahabat pena sekalian. Menulis adalah kewajiban kita, bila kita tidak bisa menyampaikan dakwah kita dengan lisan kita maka sampaikanlah dakwah kita kepada umat manusia dengan tulisan kita. Satu hal yang pasti semua perbuatan ada pertanggung jawabannya maka tulislah hal yang benar jangan menuliskan sebuah kebohongan kecuali itu tulisan fiksi alias ( cerpen, novel dll).
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian”(Pramoedya Anata Toer)
So guys what do you do now, u stay lazy or put your pen and start write something.^_^
Demi pena dan apa yang dituliskan. Demi Rosulullah SAW dan Kebenaran yang dibawanya.

Sampai sini dulu ya guys.kalau dalam tulisan saya banyak kekurangan saya menunggu kalian untuk mengkritik penulis. Karena tidak setiap gagasan itu sempurna kesempurnaan hanya milik yang Maha memiliki. Bye .......................
sealkazzsoftware.blogspot.com resepkuekeringku.com